wood pellet pengganti pasir kucing

Pelet kayu atau wood pellet pengganti pasir kucing penggunaannya harus tepat dan tidak boleh sembarangan. Pemakaian yang tepat akan membuat kebersihan kandang kucing senantiasa terjaga.

Ketika kebersihan kandang senantiasa terjaga, kucing menjadi lebih minim terpapar penyakit. Sebagian orang lebih tertarik menggunakan pelet kayu sebagai alternatif pengganti pasir biasa karena lebih ramah terhadap lingkungan.

Seperti kita tahu bahwa pasir biasa ketika dijadikan sebagai litter kucing kurang ramah terhadap lingkungan. Saat memakai produk ini, penting memperhatikan beberapa hal yang akan dibahas lebih lengkap pada uraian berikut.

Pembahasan Sekilas Mengenai Wood Pellet sebagai Pengganti Pasir untuk Kucing

Pelet kayu terbuat dari bahan alami tanpa adanya tambahan bahan kimia lainnya. Inilah penyebabnya ramah terhadap lingkungan sekitar dan tidak menimbulkan pencemaran. Sifatnya biodegradable yang memiliki makna mudah dan cepat terurai secara alami.

Wood pellet pengganti pasir kucing mempunyai daya serap tinggi, sehingga akan membuat kandang senantiasa dalam kondisi kering. Bila ingin membuangnya dan mengganti dengan produk yang baru, sangat mudah.

Anda bisa langsung menyerok, lalu membuangnya tanpa kesulitan. Tapi, bila hanya terkena urine, bukan feses, cukup dijemur dan digunakan lagi sampai dua kali. Hal seperti ini tentu akan lebih menghemat dari segi biaya.

Menariknya lagi, produk ini ampuh dalam meminimalkan bau urine kucing. Bau tidak sedap urine kucing tertutupi oleh bau kayu yang merupakan bahan utama pembuatan produk ini. Selain itu, produk ini tidak menimbulkan debu, sehingga aman bagi sistem pernapasan kucing.

wood pellet pengganti pasir kucing
Wood Pellet Untuk Hewan Pengganti Pasir Kucing

Beberapa Hal yang Penting Diperhatikan saat Menggunakan Wood Pellet Pengganti Pasir Kucing

Saat ingin beralih dari penggunaan pasir biasa menjadi pelet kayu, tidak perlu terburu-buru memasukkannya ke dalam litter box. Agar nantinya hasil penggunaan produk ini maksimal, pahami beberapa hal penting berikut:

  1. Jumlah Penggunaan

Penggunaan wood pellet pengganti pasir kucing tidak perlu terlalu banyak. Ketika terkena cairan, produk ini akan mengalami perubahan bentuk menjadi mengembang. Pengisian dengan jumlah berlebihan akan membuat litter box menjadi terasa lebih penuh. 

Saat memasukkan pelet kayu ke dalam litter box, akan menutupi seluruh permukaan dengan kedalaman sekitar 1 inci. Jangan sampai karena memasukkan terlalu banyak malah membuat hewan kesayangan enggan pipis dan pup di dalamnya karena kesulitan.

  1. Teknik Penyendokan

Sebagian pemula merasa sedikit kesulitan menyendok sampah pelet kayu. Sebab, bentuk produk ini berbeda dengan pasir yang biasanya digunakan untuk kucing. Tapi, sebenarnya teknik menyendoknya hampir sama saja dengan pasir biasa.

Caranya yaitu dengan mengeluarkan fesesnya terlebih dahulu. Baru setelah itu mengumpulkan serbuk kayu yang ada memakai sendok khusus. Antara serbuk kayu dengan wood pellet pengganti pasir kucing kering masih bisa dipakai perlu dipisahkan.

Jadi, yang perlu dibuang hanyalah feses serta pelet yang sudah menjadi serbuk kayu. Setelah itu, Anda bisa menambahkan pelet kayu segar beberapa ke litter box.

wood pellet pengganti pasir kucing
Wood Pellet Untuk Hewan Pengganti Pasir Kucing
  1. Intensitas Penggantian

Mengganti pelet kayu perlu rutin sebanyak dua kali dalam satu bulan. Tidak perlu mengosongkan seluruh produk dalam litter box bila serbuk kayu yang sudah terkena urine dan feses kucing sudah Anda sendoki setiap hari.

Sebab, setelah menyendokinya, tinggal membuang feses, lalu menambahkan produk yang segar. Rutinitas seperti akan membuat litter box senantiasa terjaga kebersihannya.

  1. Cara Pembuangan

Hal terakhir yang penting menjadi perhatian adalah ketika membuang sampah wood pellet pengganti pasir kucing, ada dua metode bisa diterapkan. Metode pertama yaitu membuang langsung pada tanah.

Anda tidak perlu membuangnya pada tempat sampah khusus karena produk ini mampu terurai. Metode kedua, memanfaatkannya sebagai pupuk kompos, sehingga tanaman menjadi tumbuh lebih subur.

Penting menjadi catatan, ketika ingin memakainya sebagai pupuk kompos, jangan berikan pada jenis tanaman yang akan dimakan, contohnya sayuran. Alasannya karena ada potensi sampah pelet kayu tersebut mengandung parasit kotoran kucing. 

Penggunaannya bisa pada tanaman yang tidak akan dikonsumsi, seperti tanaman hias. Produk ini memang ramah terhadap lingkungan dan bisa dijadikan alternatif kompos, tapi tetap perhatikan jenis tanamannya agar tidak menimbulkan dampak bahaya.

Cara pakai pelet kayu sebagai alternatif pengganti isian litter box biasanya tertera pada kemasan. Atau Anda juga bisa menanyakannya langsung kepada penyedianya. Jangan sampai salah menggunakan wood pellet pengganti pasir kucing agar terhindar dari risiko berbahaya.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai alas kandang natural lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://alaskandang.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 (Mala) untuk terhubung langsung dengan tim kami.