
Memelihara kucing berarti kita harus siap untuk menyediakan berbagai kebutuhan mereka termasuk kebutuhan makanan, kesehatan, dan urusan membuang kotoran. Hal yang terakhir ini terkadang bisa membuat ribet pemiliknya karena pup dan pipis kucing baunya cukup tajam. Bila mereka membuang kotoran sembarangan, akan repot membersihkannya dan tidak higienis. Pellet kucing bisa menjadi alas kandang natural untuk para kucing membuang kotorannya.
Pellet Kucing, Alas Kandang yang Mampu Menyerap Cairan
Pelet untuk alas kandang bisa menjadi salah satu alternatif sebagai pengganti pasir. Pellet ini terbuat dari bahan yang alami tanpa menggunakan bahan kimia, pewangi, zat penggumpalan, sintesis, dan zat kimia.
- Lebih Ramah Lingkungan
Karena terbuat dari bahan yang alami, pellet ini bersifat biodegradable, sehingga dapat terurai lebih cepat dan mudah. Setelah menjadi alas kandang natural, pellet bisa menjadi pupuk bagi tanaman saat dibuang ke tanah. Tidak hanya bersifat bioderabe, pellet bersifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Sehingga, kotak kotoran hewan atau alas kandang hewan tetap sehat dan bersih.
- Kandang Tetap Kering
Penggunaan pellet kucing dalam kandang hewan akan membuat kandang tetap dalam keadaan kering, karena daya serap tinggi. Serbuk pellet yang terkena pup dapat langsung diserok dan dibuang. Namun, untuk serbuk pellet yang terkena pipis bisa dijemur dan dipakai hingga 2 kali, jadi akan lebih menghemat biaya. Untuk pemakaian serbuk bekas yang ketiga tidak lagi menyerap pipis secara maksimal, karena itu lebih baik dibuang saja.

- Aman untuk Pernafasan Kucing dan Menyerap Bau
Debu serbuk kayu ini aman untuk pernafasan kucing dan aman juga untuk penghuni rumah. Menyapu debu serbuk kayu jauh lebih mudah daripada menyapu debu pasir gumpal. Tidak perlu khawatir lagi, karena pellet ini menyerap bau sangat baik. Bau pipis dan pup dapat langsung hilang saat dikubur dengan serbuk kayu.
- Aroma Lebih Alami
Aroma pellet ini dinilai lebih alami serta lembut daripada jenis lainnya. Sehingga, bahan yang satu ini akan lebih nyaman saat digunakan karena tidak begitu menyengat. Aromanya dapat bertahan lebih lama daripada serasah tanah liat, granular, maupun nabati. Umumnya, bahan ini akan diganti setelah 2-3 kali pemakaian.
- Ringan
Bila dibandingkan dengan serasa tanah liat, pellet ini memiliki berat yang lebih ringan secara signifikan. Karena dari itu, pemelihara akan lebih mudah dalam menuang, mengangkat, dan membuangnya untuk diganti menjadi yang baru. Kekacauan yang ditimbulkan dari penggunaan pellet ini lebih sedikit dari kebanyakan jenis lainnya. Karena material yang bebas debu, bukan berarti kucing tidak menimbulkan kekacauan sama sekali.
- Lebih Terjangkau
Keunggulan menggunakan pellet kucing ini relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan serasah nabati lainnya. Hal inilah yang menekan biaya pengeluaran Anda untuk sang hewan peliharaan, seperti kucing atau bisa juga kelinci.
- Sebagai Alternatif Alas Kandang yang Terjangkau
Pellet ini bisa menjadi alternatif tanah liat untuk hewan peliharaan, karena fungsinya yang dapat menyerap cairan sekaligus baunya. pellet ini akan hancur lalu menjadi serbuk gergaji kembali saat dalam kondisi basah.
Pellet kucing yang masih segar akan tetap berada di kotak pasir bagian atas. Hal ini juga dapat memudahkan para pengguna dalam melakukan perawatan. Karena tidak perlu lagi repot-repot melakukan sendiri. Anda hanya perlu membersihkan kotak pasir atau kotoran dengan menyendoknya. Anda juga bisa mencari kotak pasir dengan pengayakan khusus untuk lebih efektif dan efisien.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pellet kucing, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://alaskandang.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 (Mala) untuk terhubung langsung dengan tim kami.