
Manfaat atau kegunaan pasir silika adalah sebagai bahan baku dari berbagai benda dalam kehidupan manusia. Penggunaannya banyak terpakai saat ini, khususnya dalam dunia konstruksi dan industri. Pasir ini mempunyai banyak kegunaan bagi siapapun yang menggunakannya dengan berbagai macam fungsi yang kompleks.
Umumnya pasir silika ini terpakai untuk menghilangkan atau mengurangi kandungan lumpur atau tanah dan sedimen pada air tanah. Bahkan jenis pasir ini dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuatan semen.
Kegunaan Pasir Silika adalah?
Pasir silika merupakan salah satu jenis pasir yang memiliki banyak kegunaan dan manfaat bagi manusia. Misalnya, pasir silika dapat terpakai sebagai bahan baku dari kaca, keramik, hingga sebagai pemfilteran air.
Pasir silika dapat dikatakan sebagai pasir kuarsa dalam bidang industri, yang juga merupakan material tambang dan berasal dari hasil pelapukan batuan dengan kandungan mineral utama feldspar dan kuarsa. Kemudian, hasil pelapukan tersebut akan tercuci dan terbawa oleh air atau angin yang akhirnya akan mengendap dalam alam bebas.
Anda dapat menemukan pasir ini dengan mudah pada kawasan seperti danau, sungai dan laut. Tampilan warna pasir ini tergantung dengan senyawa pengotor miliknya dan yang terbawa selama proses pengendapan berlangsung. Adapun sifat tampilan warnanya seperti abu, putih bening, merah, kuning, dan coklat.
Senyawa pengotor yang mempengaruhinya akan memiliki kandungan zat oksida besi, kalsium, alkali, magnesium, lempung, dan zat organik lain yang berasal dari pelapukan sisa-sisa hewan yang telah mati. Berikut beberapa kegunaan dari pasir silika dalam kehidupan manusia:
Bahan Baku Utama Semen
Pertama kegunaan pasir silika adalah sebagai pelengkap kandungan silika pada produksi semen. Kandungan yang terpakai dalam semen sekitar 21,3% SiO2. Penggunaannya juga bervariasi tergantung dengan kandungan silika dari bahan baku lainnya, biasanya berkisar antara 6-7%.
Filter pada Aquarium
Kegunaan berikutnya adalah sebagai penyaringan atau filter pada aquarium sebagai pembersih kotoran ikan atau makhluk yang ada di dalamnya. Dengan begitu, pasir ini akan membantu Anda untuk tidak selalu membersihkan aquarium secara manual.
Proses pemfilteran tersebut akan mengabsorbsi bahan kimia organik yang berasal dari ikan, sehingga bau dan warnanya tetap terkontrol. Umumnya, pasir yang terpakai berwarna putih sehingga menambah kesan eksotisme pada tampilan aquarium.
Bahan Baku Pembuatan Kaca, Gelas, dan Keramik
Berikutnya, kegunaan pasir silika adalah dalam industri keramik yang dapat membantu pembentukannya bersama dengan berbagai bahan baku yang lain. Jenis pasir ini memiliki sifat glazing yang terpakai pada permukaan keramik agar mudah dibersihkan dan licin.
Selain itu, pasir silika mempunyai sifat yang berfungsi sebagai handling agent untuk dapat memudahkan proses pengeringan, pengendalian, penyusutan, serta memberikan struktur pada bodi keramik tersebut.
Dalam produksi kaca, kontribusi silika (SiO2) terbilang sangat dominan. Untuk dapat menjadi kaca, pasir silika ini akan melebur bersamaan dengan berbagai bahan baku lainnya seperti soda dan kapur dalam tungku peleburan.
Filter Air Isi Ulang
Memiliki fungsi sebagai esensial dalam penyaringan, pasir ini bermanfaat sebagai penghilang kotoran makro yang ada, seperti partikel dan lumpur. Bahkan dengan pasir ini turbiditas pada air akan dapat berkurang. Oleh karena itu, pasir ini terkenal sangat efektif untuk mengurangi kotoran dan menyaring pada bagian penampungan air isi ulang.
Jadi, kegunaan pasir silika adalah sebagai pelengkap atau bahan baku berbagai elemen yang terpakai dalam kehidupan manusia. Mulai dari sebagai bahan baku semen, kaca, keramik, dan lain sebagainya.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai alas kandang dan pasir silika, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.