
Coco peat atau serbuk sabut kelapa berasal dari sabut kelapa yang dikeringkan hingga kadar airnya mencapai 15%. Setelah kering sabut kelapa tersebut dipotong menjadi ukuran lebih kecil sampai menyerupai serbuk. Serbuk sabut kelapa bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti coco peat untuk kandang ayam petelur.
Coco Peat untuk Kandang Ayam Petelur, Kurangi Bau Pada Kandang
Serbuk sabut kelapa mengandung serat kasar tinggi yang berfungsi sebagai sumber energi dalam ransum ternak. Coco peat bisa membantu mengurangi bau kotoran ayam. Tidak hanya itu, coco peat bisa menjadi pakan unggas karena ada banyak kandungan asam amino yang bisa menunjang pertumbuhannya.

Menariknya lagi, coco peat bisa menjadi media tanam yang memiliki kualitas sebaik tanah. Sayangnya unsur hara yang ada di dalam tanah tidak ada di dalam coco peat. Bubuk sabut kelapa ini bisa digunakan untuk alas kandang ayam petelur.
Cara Membuat Coco peat Sederhana
Berikut ini cara membuat coco peat sederhana:
Bahan yang dibutuhkan:
- Mesin pengayak
- Mesin pengepres
- Serbuk sabut kelapa sekitar 5,5 kg
Cara pembuatan:
Sabut kelapa yang mentah dijemur di bawah terik matahari untuk mengurangi kadar air hingga persentasenya di bawah 15%, bisa juga dijemur selama seharian penuh. Anda bisa mengetahui kadar air dalam coco peat dengan menempatkannya pada sebuah wadah. Kemudian lakukan penimbangan pada serbuk kelapa.
Jika lebih dari 1 kg maka kadar air di dalamnya masih diatas 15%. Jika kadar air sudah mencapai target yang diinginkan, maka serbuk kelapa bisa diayak. Hasil dari pengayakan ini disebut dengan dust dan serbuk yang kasar dipakai untuk bahan bakar dalam proses pembakaran batu bata.
Sedangkan serbuk kelapa yang halus bisa digunakan untuk media tanam ataupun alas kandang ayam petelur. Caranya bisa dengan membuat coco peat dalam bentuk balok menggunakan alat pengepres. Bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan.
Coco Peat untuk Kandang Ayam Petelur
Selain sebagai alas kandang yang nyaman, coco peat bisa menjadi upaya untuk mengurangi bau busuk atau menyengat. Namun, masih perlu memperhatikan konstruksi dari kandang yang dibuat efisien dan bersih. Jarak antar ayam dan lingkungan harus ideal, usahakan tidak mengalami gangguan dan memperhatikan kebersihan peralatan serta perkandangan.
Alasan kenapa produk ini disukai para peternak adalah karena harganya murah. Sehingga akan lebih menguntungkan dengan membeli dalam jumlah besar sekaligus. Terlebih lagi jika jumlah ayam peternak menyentuh ribuan ekor, maka penggunaan alternatif ini bisa menjadi pilihan menekan budget. Terlebih coco peat bisa dimanfaatkan sebagai alas bertelur ayam petelur.
Cara Penggunaan
Cara penggunaan untuk menangkal bau kotoran ayam nantinya coco peat untuk kandang ayam petelur ini dijadikan sebagai alas di tempat kotoran ayam. Jika tempat tersebut terisi dengan kotoran ayam, maka disemprot juga dengan cairan DOF yang berasal dari bahan organic.
Cairan ini dapat berguna untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kotoran tersebut. Jika kotoran sudah terlalu banyak, bisa diberi coco peat lagi dan disemprotkan dengan cairan DOF. Hal ini bisa dilakukan 2-3 dalam seminggu supaya pertumbuhan mikroorganisme dapat dihambat dan dimatikan.
Setelah selesai proses penyemprotan, alas ternak dapat dibuang jauh atau kotoran bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos. pemanfaatan coco peat untuk kandang ayam khusus petelur ini bisa sangat membantu para peternak ayam dalam memelihara agar bau tetap terkendali dan higienis.
Penutup
Demikianlah manfaat dan cara penggunaan coco peat untuk kandang ayam petelur. Karena terbuat dari bahan organik serbuk sabut kelapa ini lebih ramah lingkungan dan bisa terdegradasi dalam tanah dengan baik. Coco peat memiliki banyak kegunaan baik dalam bidang peternakan ayam atau media tanam tanaman.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai alas kandang, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.