
Ada beberapa tips pemberian bungkil sawit pakan ayam yang perlu Anda ketahui. Bungkil sawit ini memang sering kali digunakan untuk pakan hewan ternak, salah satunya digunakan untuk pakan ayam.
Namun dalam pemberian bungkil untuk pakan ayam atau ungas, itu tidak bisa sembarangan. Anda harus memperhatikan pemberian pakan yang benar, bagi Anda yang belum mengetahui.
Apa itu bungkil sawit sebenarnya, jangan khawatir, di dalam artikel kali ini kita akan membahasnya. Mulai dari pengertian hingga tips pemberian bungkil sawit untuk pakan ayam.
Pengertian dari Bungkil Kelapa Sawit
Sebagian dari Anda mungkin ada yang belum tau apa sebenarnya bungkil sawit itu. Bagi Anda yang belum mengetahuinya jangan khawatir, kita akan membahas pengertiannya secara lengkap.
Sebelum kita bahas tips pemberian bungkil sawit pakan ayam yang benar. Bungkil sawit sendiri ialah bagian kelapa sawit berupa daging serta batok sawit yang merupakan hasil dari pemrosesan inti sawit.
Pada setiap pengolahan inti sawit, bungkul sawit yang didapatkan sebanyak 45% dari bagiannya. Banyaknya jumlah yang tersedia menjadikannya sebagai salah satu komoditas ekspor, ekspor bungkil dari Indonesia ke Thailand.

Mencapai Rp. 8,4 miliar, sungguh sangat fantastis. Perlu diketahui bahwa kelapa sawit tidak menghasilkan limbah sama sekal, bungkil sawit yang sudah tidak digunakan ternyata masih bermanfaat untuk makhluk hidup lain.
Salah satunya bisa digunakan sebagai bungkil sawit pakan ayam. Ternyata serat-serat bungkil itu kaya akan mineral. Yang sangat diperlukan oleh hewan ternak, antara lain seperti 9,25% lemak kasar.
Serta 14,23% serat kasar, 15,67% protein kasar, 0,64 kalsium, dan juga 0,45% fosfat. Total energi yang dapat dihasilkan dari bungkil sawit sendiri ialah 2.582 Kkal/kg.
Tips Pemberian Bungkil Sawit Pakan Ayam yang Benar
Bila tadi kita sudah membahas sekilas tentang pengertian bungkil sawit, kini kita akan membahas. Tips pemberian bungkil sawit untuk pakan ayam yang tepat, antara lain:
- Kontrol penyimpanan bahan baku
Tips pemberian bungkil sawit pakan ayam yang pertama, control penyimpanan bahan bakunya. Kandungan lemak yang tinggi di dalam bahan baku dapat menyebabkan pakan mengalami ketengikan diakibatkan karena proses oksidasi.
Proses oksidasi ini dapat meningkat sebab adanya peningkatan suhu dan juga kelembapan pada ruang penyimpanan. Aturlah suhu ruang penyimpanan 30 hingga 34 °C dan juga kelembapan < 70%.

Gunakan sistem FIFO atau First In First Out yakni menggunakan pakan yang datang terlebih dahulu. Serta gunakanlah pakan ayam yang kualitasnya kurang baik terlebih dahulu.
Walaupun baru datang first expired first out, tetap gunakan yang kualitasnya kurang baik terlebih dahulu. Gunakanlah pallet di bawah tumpukan guna menambah sirkulasi udara, dengan begitu bahan pakan tidak lembap.
- Perhatikan batasan penggunaannya
Tips pemberian bungkil sawit pakan ayam yang berikutnya, perhatikan batasan penggunaannya. Batasan penggunaan bungkil kelapa sawit di dalam pakan ayam ialah 10%, selain tingginya kandungan lemak kasar.
Adanya kontaminasi seperti kulit kelapa dan batok yang sangat keras mengakibatkan perlukaan pada gizzard dan juga usus. Serat kasar yang bisa dicerna ayam maksimal 7% sementara pada itik maksimal 10%.
Umumnya kadar lemak kasar hasil dari formulasi untuk unggas maksimal 7%. Guna mengurangi serat kasar, penggunaan bungkil ini disertai beberapa treatment seperti pengayakan, penggilingan, proses fermentasi dan hidrolisis.
- Penggunaan antioksidan
Kandungan lemak yang tinggi dalam bahan baku menyebabkan pakan ayam mengalami ketengikan akibat proses oksidasi. Proses oksidasi dapat meningkat karena ada peningkatan suhu serta kelembapan pada ruang penyimpanan.
Pemberian antioksidan pada bahan baku pakan yang mengandung lemak tinggi tujuannya untuk mengurangi laju dari oksidasi. Contoh antioksidan herbal di dalam pakan ialah Oreganum vulgare seperti yang ada dalam Optigrin.
Selain ada zat antioksidan, keunggulan dari Optigrin ialah dapat menekan pertumbuhan mikroba pathogen mengandung imunostimulan. Dan juga aman tidak menyebabkan residu serta resistensi, tidak hanya penambahan pada bahan baku pakan.
Antioksidan juga bisa dicampurkan pada premix, pemberian premix tujuannya sebagai back up nutrisi yang berkurang. Disebabkan karena ketengikan sehingga performa meningkat, itulah tips pemberian bungkil sawit pakan ayam yang benar.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai bungkil sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://alaskandang.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 (Mala) untuk terhubung langsung dengan tim kami.